Kebebasan Hakiki
Bukanlah kebebasan yang kau rasakan dalam penghianatanmu padaNya
Melainkan kungkungan penjara nafsu yang semakin membelit nafas sepenggalmu yang tak kunjung sembuh kau rasakan
Seperti penyakit yang kian parah dan menjadi kian parah
Lalu kan kah kau biarkan saja hatimu berkarat dan membatu dalam derit kepalsuan hidup singkatmu?
Akankah kau biarkan jiwamu selalu terbelenggu nafsu yang selalu persembahkan dirimu pada perbudakan yang abadi?
Lepaslah dengan kesabaran atas janji-janjiNya yang pasti
Dan hempaskan rantai budak di hatimu dengan rasa syukur atas segala pemberian Alloh padaMu
Maka saat ini juga kebebasan akan menjadi milikmu
Meski perih pada awal mulanya
Tapi bukankah tiada luka yang begitu saja sirna?
Percayalah….
Dan kan kau rasakan syurga saat ini juga
Atau mungkin …
Kau lebih memilih membusuk dalam kehinaan?
Melainkan kungkungan penjara nafsu yang semakin membelit nafas sepenggalmu yang tak kunjung sembuh kau rasakan
Seperti penyakit yang kian parah dan menjadi kian parah
Lalu kan kah kau biarkan saja hatimu berkarat dan membatu dalam derit kepalsuan hidup singkatmu?
Akankah kau biarkan jiwamu selalu terbelenggu nafsu yang selalu persembahkan dirimu pada perbudakan yang abadi?
Lepaslah dengan kesabaran atas janji-janjiNya yang pasti
Dan hempaskan rantai budak di hatimu dengan rasa syukur atas segala pemberian Alloh padaMu
Maka saat ini juga kebebasan akan menjadi milikmu
Meski perih pada awal mulanya
Tapi bukankah tiada luka yang begitu saja sirna?
Percayalah….
Dan kan kau rasakan syurga saat ini juga
Atau mungkin …
Kau lebih memilih membusuk dalam kehinaan?

0 Comments:
Post a Comment
<< Home