Kemenangan yang Tertunda
Karena dalam kegagalan kita tengah belajar
Bahwa keberhasilan belumlah menjadi milik kita
Namun kita akan berhasil bila kita terus berjalan
Jangan berhenti karena dalam henti kita kan rasakan kekalahan yang pahit
Jauh lebih pahit dari kegagalan itu sendiri
Seperti kegagalan demi kegagalan yang selalu saja hantui dirimu
Dan selalu saja bayangi jiwamu yang rindukan kemenangan
Lalu tanyakan pada dirimu
Sudah berapa lama kau berhenti dan terpaku sejak kejatuhanmu yang terakhir
Dan tiba – tiba saja kau putuskan untuk berhenti
Karena telah kau putuskan dirimu untuk gagal dengan berhenti mencoba
Kau biarkan dirimu terhenyak serta terpaku dalam bayangan hitam masa lalu
Jadikan masa lalu pahitmu sebagai pelajaran yang sangat berharga
Karena dalam gagal kita tengah belajar
Sebagaimana jatuhnya sang bayi yang sedang belajar berjalan untuk pertama kalinya.
Bahwa keberhasilan belumlah menjadi milik kita
Namun kita akan berhasil bila kita terus berjalan
Jangan berhenti karena dalam henti kita kan rasakan kekalahan yang pahit
Jauh lebih pahit dari kegagalan itu sendiri
Seperti kegagalan demi kegagalan yang selalu saja hantui dirimu
Dan selalu saja bayangi jiwamu yang rindukan kemenangan
Lalu tanyakan pada dirimu
Sudah berapa lama kau berhenti dan terpaku sejak kejatuhanmu yang terakhir
Dan tiba – tiba saja kau putuskan untuk berhenti
Karena telah kau putuskan dirimu untuk gagal dengan berhenti mencoba
Kau biarkan dirimu terhenyak serta terpaku dalam bayangan hitam masa lalu
Jadikan masa lalu pahitmu sebagai pelajaran yang sangat berharga
Karena dalam gagal kita tengah belajar
Sebagaimana jatuhnya sang bayi yang sedang belajar berjalan untuk pertama kalinya.

1 Comments:
Hi... finally i tried to read ur poem :), alhamdulilah i did'nt find any difficulties in reading urs. I like this one, u know ur last words is my favorite, everytime we want to quit to reach our dream, just remember babies who trying to walk, no matter how hard and fall down many times,they always stand back again and finally they make it right?, So just believe that Allah watching us and will not leave us alone and miserable. Like Dewa said: "hidup adalah perjuangan tanpa henti2, usah kau tangisi hari kemarin..."
Post a Comment
<< Home